kecerdasan sosial (social intelligence)

Menurut Stephen Jay Cloud, On Intelligence, Monash University: 1994, kecerdasan sosial adalah suatu kemampuan untuk memahami dan mengelola hubungan manusia.
Menurut Edward Thorndike, Kecerdasan sosial adalah suatu kemampuan untuk memahami dan mengelola pria dan wanita, anak laki-laki dan perempuan untuk bertindak bijaksana dalam hubungan manusia.
Jadi, kecerdasan sosial merupakan suatu kemampuan berkomunikasi baik verbal (diucapkan secara lisan) maupun non verbal (melibatkan kelima panca indra) yang dimiliki seseorang dalam berhubungan antar sesama manusia.Kecerdasan sosial harus dimiliki oleh setiap orang pada saat berinteraksi baik dengan sebayanya, keluarga ataupun masyarakat.

catsBerbagai masalah dipecahkan dengan berbagai cara seperti kekerasan, tawuran antar kampung/sekolah, bentrok antar kelompok, dan sebagainya dipicu oleh kurangnya kecerdasan sosial yang dimiliki oleh seseorang. Cara tersebut sangat salah karena dampaknya bukan memecahkan masalah, akan tetapi hanya akan menambah masalah. Hal itu dilatar belakangi oleh pendidikan dikeluarga maupun masyarakat yang salah. Orangtua menanamkan pendidikan hanya untuk status dan materi. Masyarakat juga menanamkan bahwa seseorang akan dipandang melalui jabatan dan kekuasaan. Kondisi ini menyebabkan orang menggebu-gebu untuk mendapatkan pengakuan dari lingkungannya dengan berbagai cara. Maka dari itu kecerdasan sosial sangat perlu diasah sejak dini agar tidak terjadi hal-hak yang tidak diinginkan.
Komponen dan indikator kecerdasan sosial

Internal:

  • kebutuhan diri sendiri untuk bersosialisasi dengan orang lain, karena pada dasarnya manusia adalah mahluk sosial (Aristoteles).
  • keinginan untuk dapat menjalin suatu hubungan yang baik antar sesama.
  • keinginan untuk membantu orang lain yang timbul dari hati nurani

Eksternal:

  • pengaruh lingkungan memaksa diri untuk bersosialisasi
  • lingkungan membantu untuk menyelessaikan masalah
  • pengakuan dari orang lain membuat percaya diri dan rasa nyaman dalam bersosialisasi

Terdapat lima elemen kunci kecerdasan sosial (Karl Albrecht:2005), yaitu:

  1. Situational Awareness (kesadaran situasional). Makna dari kesadaran ini adalah sebuah kehendak untuk bisa memahami dan peka akan kebutuhan serta hak orang lain. Contoh, seorang laki-laki di sebuah angkutan umum yang memberikan tempat duduknya kepada seorang ibu hamil, hal ini menunjukan kesadaran situasional karena ibu hamil jelas lebih membutuhkan dan si pemuda peka akan hal itu tanpa diminta merelakan kursinya untuk ibu hamil itu.
  2. Presence (kemampuan pembawaan diri), yaitu bagaimana cara diri berpenampilan, bertutur kata, gerak tubuh ketika berbicara dan cara mendengarkan merupakan beberapa aspek yang mempengaruhi pandangan seseorang terhadap pembawaan diri. Contoh, A sedang mendaftar sebagai pegawai disuatu perusahaan. Pada saat akan interview A mempersiapkan segalanya dengan baik. Mulai dari penampilan hingga persiapan mental agar tidak grogi saat diinterview. Salah seorang temannya, B sebaliknya. Dia tidak mempersiapkan apapun. Setelah proses interview, diumumkanlah nama-nama yang lolos interview. A lolos, sedangkan B tidak. Hal itu dikarenakan A mempunyai kemampuan pembawaan diri yang baik, sehingga si manajer merasa tertarik. Berbeda dengan B yang tidak mampu membawa pandangan baik dirinya sendiri.
  3. Authenticity (autensitas), yaitu kemampuan seseorang untuk bersikap apa adanya dan tidak dibuat-buat sehinggaorang dapat melihat dia sebagai orang yang jujur, tulus, dan dapat dipercaya.
  4. Clarity (kejelasan). Aspek ini menjelaskan sejauh mana seseorang dibekali kemampuan untuk menyampaikan gagasan dan idenya secara persuasif, sehingga orang lain dapat langsung memahami dan menerimanya dengan baik. Seringkali seseorang mempunyai ide/gagasan yang baik tetapi tidak mampu untuk mengkomunikasikannya. Jadi dalam hal ini kecerdasan sosial menjadi hal yang penting.
  5. Empathy (empati), yaitu kemampuan individu untuk merasakan apa yang orang lain rasakan serta sejauh mana kita memiliki keterampilan untuk bisa mendengarkan dan memahami sebuah pemikiran orang lain.

Tips mengembangkan kecerdasan sosial:

  1. Niat
  2. Harus mempunyai keinginan kuat untuk membantu orang lain
  3. Melatih kepekaan diri dan selalu berusaha melihat keadaan di sekitar
  4. Belajar berkomunikasi dan tata caranya dengan baik
  5. Berpenampilan menarik dan bersikap sesuai kepribadian yang dimiliki (terbuka, jujur, dan apa adanya)

References :

Karl Albrecht, The New Science of Success
http://uad.ac.id/content/mengembangkan-kecerdasan-sosial
http://guraru.org/guru-berbagi/menanamkan-kecerdasan-sosial-bagi-siswa/

always choose happiness. trying to do what I really want to do and never give up.

Personality Development

Nurse cares with love every day, every where and every moment :)

PERSONALITY FANI KURNIA SAFITRI

Tata Nilai Perawat: Care, Empaty, Altruism

Lovable Nurse

Someday I Will be a Professional Moslem Nurse <3

PERSONALITY WARISYA MIFTAH

Nurses are the Heart of Healthcare

Personality Nisa Nur Shidqi

semua akan indah pada waktunya

Manajemen Waktu - Annisasus's Personality

If all things in time. Time will reveal..

Paradigma Psikologi Kepribadian Trait

Personality Development Intan A F

Personality Siti Hasna Nadhifah

paradigma psikologi kepribadian trait

PERSONALITY DEVELOPMENT GARNIS VITA PRATIWI

Good Attitude, Good Image, To Be a Good Nurse

Professional Nurse

always choose happiness. trying to do what I really want to do and never give up.

Medina's Personality Blog

it's never too late to make things right...

Be A Good Muslim Nurse

"Orang beriman itu bersikap ramah dan tidak ada kebaikan bagi seorang yang tidak bersikap ramah. Dan sebaik-baik manusia adalah orang yang paling bermanfaat bagi manusia.” (HR. Thabrani dan Daruquthni)

All About Nurse

Physical Performance For Nurse

Personality Iffa Fathimiyah

Perawat cerdas, Perawat berkualitas

Religion Nursing

Asri Nurkarimah

personalityolvieleonita

Paradigma Psikologi Kepribadian Psikoanalitik

Personality Development

good person good personality, be positive thinkers

Kecerdasan Emosi (Emotional Intelligence)

Nursing Science of Padjadjaran University

Paradigma Psikologi Kepribadian Trait

Rencana adalah jembatan awal menuju impian, jika tidak membuat rencana berarti tidak memiliki pijakan langkah menuju apa yang kamu cita-citakan ;)

Personality Ade Rosi

Tata nilai perawat care, empaty, altruism

Personality Vivi Yanita

nursing is the music of my life

Adversity Quotion (Kesiapan Menghadapi Tantangan)

Adversity quotient adalah kecerdasan yang dimiliki seseorang untuk mengatasi kesulitan dan sanggup untuk bertahan hidup, dalam hal ini tidak mudah menyerah dalam menghadapi setiap kesulitan hidup. blog ini akan menjelaskan bebarapa hal menyangkut bagaimana kesiapan kita menghadapi tantangan

Dwi Intan Indah Susanti

Hello, there! Here, i wanna share my random thought for you. Enjoy it.

Personality Lisa Meilia

Paradigma Psikologi Kepribadian Trait

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.